BEKASI,TERMINALNEWS.CO -| Di tengah semakin kuatnya kesadaran akan pentingnya kesetaraan sosial, LSPR Institute of Communication and Business kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun masyarakat yang inklusif dan ramah bagi semua kalangan. Melalui program bertajuk “AKSI INKLUSI”, kampus tersebut menghadirkan ruang kolaborasi yang mempertemukan dunia pendidikan, industri, komunitas, dan penyandang disabilitas dalam satu semangat yang sama: memberi kesempatan yang setara untuk berkembang dan berkarya.
Kegiatan yang berlangsung di Bougenville Hall, NASSA Valley, Bekasi, Jumat (19/6/2026), menjadi lebih dari sekadar agenda kampus. AKSI INKLUSI hadir sebagai gerakan sosial yang menegaskan bahwa setiap individu memiliki potensi yang layak mendapat ruang untuk tumbuh, tanpa dibatasi oleh kondisi fisik maupun intelektual.
Acara diawali dengan konferensi pers yang menghadirkan sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua Pelaksana AKSI INKLUSI Ribka Desclara Bintoro, Dosen Community Development LSPR Rizka Septiana, M.Si., Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi LSPR Dr. Joe Harrianto Setiawan, Ketua Yayasan Al-Gaffar Guchany Fermita Guchany, M.Pd., serta Kepala Happy Bear Center I Made Baskara.
Dalam pemaparannya, Ribka menegaskan bahwa inklusivitas tidak boleh berhenti sebagai jargon. Menurutnya, nilai kesetaraan harus diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan peluang bagi penyandang disabilitas untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
“Disabilitas bukanlah batasan untuk memiliki masa depan yang cerah. Setiap individu memiliki potensi yang dapat berkembang apabila mendapatkan kesempatan dan dukungan yang tepat,” ujarnya.


