JAKARTA, TERMINALNEWS.CO – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI Purn Marciano Norman, menerima audiensi dari Ketua KONI Provinsi Jawa Tengah, Bona Ventura Sulistiana, bersama jajaran Ketua KONI Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah, Selasa (24/6/2025), di Kantor KONI Pusat, Jakarta.
Dalam pertemuan tersebut, rombongan menyampaikan aspirasi dan keprihatinan terkait penerapan Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga (Permenpora) Nomor 14 Tahun 2024 yang dinilai menghambat pembinaan olahraga di daerah.
Permenpora No.14/2024 menjadi sorotan tajam dari insan olahraga nasional. Dalam audiensi tersebut, Bona Ventura menyampaikan bahwa regulasi itu menciptakan dinamika organisasi yang tidak sehat dan berdampak langsung terhadap jalannya program pembinaan atlet di Jawa Tengah.
Ia menyatakan dukungan penuh terhadap langkah KONI Pusat dalam mendorong pencabutan peraturan tersebut.
“Kami dari KONI Provinsi dan seluruh KONI Kabupaten/Kota di Jawa Tengah mendukung langkah KONI Pusat. Kami ingin terlibat aktif dalam upaya mempercepat pencabutan Permenpora ini,” ujar Bona.
Senada dengan Bona, Ketua KONI Kota Salatiga, Agus Purwanto, mengungkapkan keresahan di tingkat daerah akibat anggaran kegiatan yang terdampak regulasi.
Ia mencontohkan ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang terancam batal karena keterbatasan dana.
“Banyak kegiatan tidak bisa dilaksanakan karena anggaran dibatasi. Kami bingung untuk kegiatan mendatang, apakah bisa dijalankan atau tidak,” kata Agus.
Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Pemalang, Nugroho Budi Rahardjo, menyoroti keterlambatan penyaluran dana hibah yang menjadi satu-satunya sumber pendanaan.


