JAKARTA,TERMINALNEWS.CO -|《Festival Film Indonesia (FFI) 2026 resmi diluncurkan di Hutan Kota by Plataran, Jakarta, menandai dimulainya rangkaian agenda menuju Malam Anugerah Piala Citra pada 20 November mendatang. Mengusung tema “Askala Karya Sinema Indonesia”, ajang perfilman paling bergengsi di Tanah Air itu hadir bukan hanya sebagai ruang penghargaan bagi insan film, tetapi juga sebagai panggung refleksi atas perkembangan industri sinema nasional yang terus menunjukkan pertumbuhan signifikan.
Tema yang diangkat tahun ini menempatkan cahaya sebagai simbol utama. Dalam konteks sinema, cahaya dimaknai lebih dari sekadar elemen teknis, melainkan representasi pengetahuan, harapan, dan ingatan kolektif yang membentuk perjalanan budaya bangsa.
Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menilai film memiliki peran strategis dalam menjaga memori kolektif sekaligus mewariskan nilai-nilai kemanusiaan lintas generasi. Menurutnya, melalui layar lebar, keberagaman budaya Indonesia dapat terus hidup dan dikenalkan kepada dunia.
Pandangan tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah untuk memperkuat fondasi perfilman nasional melalui pengembangan sumber daya manusia, perluasan ruang apresiasi, penguatan distribusi, hingga peningkatan akses masyarakat terhadap karya-karya sinema Indonesia.
Industri yang Kian Matang
Ketua Umum Komite FFI 2026, Ario Bayu, menyebut industri film Indonesia tengah berada dalam fase yang menjanjikan. Peningkatan jumlah film yang tayang di bioskop dan tingginya animo penonton terhadap karya lokal menjadi indikator semakin kuatnya kepercayaan publik terhadap sinema nasional.


