JAKARTA,TERMINALNEWS.CO— Manajemen Taman Impian Jaya Ancol mengambil langkah penuh empati dengan meniadakan pertunjukan kembang api pada malam pergantian Tahun Baru 2026. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian kemanusiaan terhadap saudara-saudara di Sumatera yang tengah terdampak bencana alam.
Dalam pernyataan resminya, manajemen Ancol menyampaikan duka cita mendalam serta rasa keprihatinan atas musibah yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera. Ancol juga mendoakan keselamatan, kekuatan, dan ketabahan bagi para korban serta keluarga yang terdampak.
Keputusan meniadakan kembang api tersebut diambil melalui pertimbangan matang agar momen pergantian tahun tidak semata menjadi perayaan, tetapi juga menjadi ruang refleksi dan penguatan nilai-nilai kemanusiaan. Manajemen Ancol menilai, di tengah duka nasional, perayaan yang berlebihan kurang sejalan dengan semangat kebersamaan dan empati sebagai satu bangsa.
“Tahun baru bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga tentang empati dan kepedulian terhadap sesama,” demikian bunyi pernyataan manajemen Ancol.
Meski tanpa pesta kembang api, Ancol memastikan rangkaian kegiatan malam Tahun Baru tetap berlangsung dengan konsep yang disesuaikan. Sejumlah acara hiburan tetap digelar namun diarahkan untuk memperkuat pesan solidaritas, doa bersama, refleksi, serta penggalangan donasi bagi korban bencana.
Salah satu agenda utama adalah Konser Peduli Sumatera yang diselenggarakan di Pantai Carnaval Ancol dan disiarkan secara langsung melalui program Gempita di SCTV. Konser tersebut menghadirkan sejumlah musisi nasional seperti Dewa 19 feat Ello, Helloband, dan Five Minutes. Selain itu, Konser New Palapa juga tetap digelar di kawasan Pantai Festival Ancol.


