Infrastruktur Sipil Rusak Parah Klaim Iran
Di sisi lain, Iran menuduh serangan AS dan Israel telah merusak infrastruktur sipil secara besar-besaran.
Menteri Energi Iran, Abbas Aliabadi, mengatakan bahwa fasilitas air dan listrik mengalami kerusakan berat akibat serangan militer dan siber.
Menurutnya, puluhan fasilitas distribusi dan pengolahan air menjadi sasaran, sehingga mengganggu pasokan kebutuhan dasar masyarakat.
Sementara itu, Kepala Bulan Sabit Merah Iran, Pirhossein Kolivand, menyebut lebih dari 81.365 lokasi sipil mengalami kerusakan, termasuk rumah, sekolah, pusat kesehatan, dan kendaraan.
Serangan Rudal Tetap Dijalankan
Iran dilaporkan terus meluncurkan serangan rudal ke wilayah Israel. Pada Minggu, tercatat 10 gelombang serangan yang menyasar wilayah tengah, utara, dan selatan Israel.
Beberapa rudal menggunakan munisi cluster yang menyebabkan sedikitnya 15 orang terluka. Sistem pertahanan udara Israel, termasuk Arrow 3, berhasil mencegat sebagian besar serangan.
Sejak konflik dimulai pada 28 Februari, lebih dari 400 rudal balistik telah diluncurkan dari Iran ke Israel, dengan tingkat intersepsi mencapai sekitar 92 persen untuk wilayah berpenduduk.


