Tubuh yang Menghentikan Kekuasaan: Bayang-Bayang Sharon di Era Netanyahu

JAKARTA,TERMINALNEWS.CO -|Isu kesehatan pemimpin negara bukan sekadar urusan pribadi. Ia adalah soal stabilitas, arah kebijakan, bahkan masa depan sebuah bangsa. Dalam konteks Israel, kabar tentang kondisi Benjamin Netanyahu belakangan ini tak bisa dilepaskan dari bayang-bayang satu nama: Ariel Sharon.

Sejarah mencatat, kekuasaan yang dibangun di atas ketegasan militer dan legitimasi politik bisa runtuh bukan karena tekanan lawan, melainkan karena tubuh yang menyerah.

Sharon adalah personifikasi dari negara yang terus hidup dalam konflik. Kariernya ditempa sejak Perang Arab-Israel 1948, lalu mengeras dalam Krisis Suez 1956 dan Perang Yom Kippur 1973. Ia bukan sekadar tentara, tetapi simbol agresivitas negara dalam mempertahankan eksistensi.

Baca Juga :   Fosil Manusia Purba Koleksi Dubois Resmi Dipulangkan Belanda ke Indonesia

Namun, di balik citra “pahlawan perang”, dunia juga mencatat sisi gelapnya. Nama Sharon lekat dengan operasi militer yang menyisakan luka panjang, terutama dalam tragedi Pembantaian Sabra dan Shatila peristiwa yang mengukuhkannya sebagai figur kontroversial di mata internasional.

Ketika ia naik menjadi Perdana Menteri, watak keras itu tak berubah. Kebijakan keamanan dijalankan tanpa kompromi, tembok pemisah dibangun, dan konflik tetap menyala. Sharon memimpin dengan pendekatan kekuatan sebuah gaya yang diyakini hanya bisa dihentikan oleh kekuatan yang lebih besar.

Namun, yang datang justru sesuatu yang tak kasatmata: stroke.

Pada 2005, tubuh yang selama puluhan tahun ditempa medan perang itu runtuh dalam sekejap. Tidak ada pidato perpisahan, tidak ada transisi politik yang dirancang matang. Hanya ruang perawatan intensif, alat-alat medis, dan kesunyian panjang yang menggantikan hiruk-pikuk kekuasaan.

Baca Juga :   Pangeran William Disorot Terkait Donatur Earthshot Prize yang Terseret Berkas Jeffrey Epstein

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

Subscribe

spot_img

Popular

More like this
Related

Piknik Asik 2026 Jadi Ajang Kolaborasi Mahasiswa Pecinta Alam dan Wartawan untuk Penghijauan

BOGOR, TERMINALNEWS.CO - Kepedulian terhadap kelestarian alam terus digaungkan...

Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro 2026 Perluas Akses dan Perkuat Daya Saing UMKM

BALIKPAPAN, TERMINALNEWS.CO – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah...

MHT Awards 2026 Siapkan Hadiah Rp255 Juta, Kesit: Karya Jurnalis Harus Jadi Catatan Sejarah Jakarta

JAKARTA, TERMINALNEWS.CO – Anugerah Jurnalistik Muhammad Hoesni Thamrin (MHT...

Legalitas dan Sertifikasi Jadi Kunci UMKM Naik Kelas, Kementerian UMKM Perkuat Layanan SAPA UMKM

JAKARTA, TERMINALNEWS.CO – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah...