BTN JAKIM 2026 akan menempuh rute ikonik dari kawasan Monumen Nasional (Monas) menuju Gelora Bung Karno (GBK), dengan garis finis berada di Ring Road GBK. Rute tersebut tidak hanya menjadi lintasan kompetisi, tetapi juga menyuguhkan panorama sejumlah landmark penting Jakarta.
Untuk mendukung kelancaran acara, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama panitia penyelenggara telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif, mulai dari sosialisasi penutupan jalan dan pengalihan arus lalu lintas hingga penyediaan Race Expo sebagai pusat informasi dan pengambilan race pack bagi peserta.
Sebagai bagian dari pengamanan dan pengaturan lalu lintas selama perlombaan berlangsung, Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day pada Minggu (14/6) ditiadakan. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga mengimbau masyarakat untuk memperhatikan informasi rekayasa lalu lintas, memanfaatkan transportasi publik, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
Sementara itu, Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang terus memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan BTN Jakarta International Marathon.
Menurut Nixon, memasuki tahun ketiga pelaksanaan, BTN JAKIM menunjukkan perkembangan yang semakin positif. Antusiasme peserta dari dalam maupun luar negeri terus meningkat, menandakan bahwa ajang ini mulai mendapatkan tempat sebagai salah satu kalender olahraga bergengsi di kawasan Asia Tenggara.
Dengan jumlah peserta yang terus bertambah dan dukungan berbagai pihak, BTN Jakarta International Marathon 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga momentum untuk memperkenalkan Jakarta sebagai kota modern yang aktif, sehat, dan terbuka bagi komunitas internasional Sumber Dinas Kominfotik.


