Fa Inna Ma’al Usri Yusra. Inna Ma’al Usri Yusra (Sesungguhnya, sesudah kesulitan itu, ada kemudagan) diulang dalam ayat 5-6 surah Al-Insyirah.
Saya juga sengaja mengambil dua ayat Al-Quran itu untuk menegaskan bahwa setiap ada cobaan, pasti ada jalan keluarnya. Pertanyaannya, mau atau tidak?
Harapan Ketua Umum.Erick Thohir, selepas partai semifinal itu, menegaskan bahwa PSSI memberi apresiasi yang tinggi pada seluruh kekuatan tim U16.
Bahkan kegagalan di semifinal Piala AFF 2024 itu bukanlah masa akhir dari karir, tapi, justru ini adalah awal dari sebuah perjalanan besar.
Lepas dari semua itu, saya ingin kita melihat terkait kekuatan fisik rata-rata anak Indonesia.
Dalam sebuah seminar Mei lalu, Plt. Dirjen Kesehatan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI, dr. Robert John Pattiselano mengatakan: Sebanyak 12% anak remaja 10-18 tahun, kekurangan zat besi.
Dampak buruknya berpengaruh pada, penurunan imunitas, kinsentrasi, prestasi belajar kebugaran, dan produktivitas.
Selain itu, pola makan remaja yang tergambar dari data Global School Health Survey tahun 2015, antara lain: Tidak selalu sarapan (65,2%), sebagaiman ditulis di laman Sehatnya Negeriku: sebagian besar remaja kurang mengonsumsi serat sayur buah (93,6%) dan sering mengkonsumsi makanan berpenyedap (75,7%).
Selain itu, remaja juga cenderung menerapkan pola sedentary life, sehingga kurang melakukan aktifitas fisik (42,5%). Hal-hal ini meningkatkan risiko seseorang menjadi gemuk, overweight, bahkan obesitas.
Jadi, jika kami bertiga melihat fisik pada anak-anak kita skuad U16, rasanya tidak keliru. Mengapa hal itu bisa terjadi? Ya, apalagi jika bukan karena kesederhaan hidup dan kurangnya pengetahuan tentang itu.


