Pada laporan reses, Anggota DPD RI asal Provinsi Papua Carel Simon Petrus Suebu mengatakan Pilkada serentak di sembilan kabupaten/kota menjadi tantangan tersendiri di Papua. Salah satu aspek terpenting yang perlu diantisipasi yaitu keamanan. “Aspek keamanan menjadi prioritas dalam penyelengaraan Pilkada serentak di Papua. Kami meminta Polri dan TNI bisa sigap baik sebelum atau sesudah pelaksanaan Pilkada di Papua,” paparnya.
Sementara itu, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Barat Cerint Iraloza Tasya menjelaskan bahwa masih ada pelanggaran yang terjadi di Sumatera Barat terutama yang dilakukan oleh pasangan calon. Ia mengutarakan banyak pasangan calon yang melakukan kampanye diluar jadwal. “Saat kami reses, kami menerima laporan bahwa banyak pasangan calon yang kampanye diluar jadwal,” paparnya.
Di kesempatan yang sama, Anggota DPD RI asal Provinsi Jawa Tengah Muhdi menuturkan jelang Pilkada serentak di Jawa Tengah yang terdiri 29 kabupaten, 6 kota ,dan 1 provinsi berjalan dengan baik. Namun pihaknya meminta KPU untuk bisa memastikan distribusi logistik pemilu tepat waktu.
“Secara umum sampai tanggal 17 November 2024 lalu masih berjalan dengan baik. Namun baru-baru ini kami menerima laporan bahwa ada politik uang di beberapa wilayah, maka ini menjadi catatan kami. Selain itu, KPU juga harus memastikan distribusi logistik dan kesiapan sistem Sirekap saat perhitungan agar berjalan lancar,” tukas Muhdi. (*/hw)



great articlemonperatoto Terpercaya