Para pecinta basket tanah air pasti akan terhibur dengan berbagai atraksi yang akan digelar sebelum pertandingan utama dimainkan. Para pemain top dari masing masing tim akan unjuk kebolehan dalam Skill Challange, Three point, and Slamdunk.

“Namun pada gelaran kedua ini, aroma dendam mewarnai tim Legacy. Mereka tentu tak mau dua kali mengalami kekalahan dari tim Future,” imbuh Junas miradiarsyah.
Tak seperti kebanyakan laga All Star lainnya, Legacy Vs Future menyajikan pertandingan yang ketat. Adapun komposisi tim Future dan Legacy nanti akan berisi 4 guard (2 guard future, 2 guard legacy), 4 forward (2 forward future, 2 forward legacy), 2 center (1 center future, 1 center legacy), 3 pemain asing, 1 Pemain heritage/lokal naturalisasi dan 1 coach.
“Musim ini akan menjadi lebih menarik karena adanya pemain heritage. Seperti bisa disaksikan, Lester Prosper dan Devon Van Oostrum menunjukkan performa luar biasa di IBL 2024,” ujar Junas.



