Film “Perang Kota” Adaptasi Dari Novel Klasik Muchtar Lubis,akan jadi penutup festival film Rotterdam ke-54

JAKARTA, TERMINALNEWS.CO – Film Perang Kota karya sutradara Mouly Surya terpilih sebagai Film penutup dalam Rotterdam International Film Festival ( IFFR ) ke 54 yang akan digelar pada 30 Januari hingga 9 Februari 2025.

Film yang berlatar masa akhir Perang Dunia II, tepat setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia ini, menjadi salah satu karya yang dinantikan di tengah dominasi genre horor di layar lebar.
Film ini menampilkan Chicko Jeriko sebagai Isa, seorang guru sekaligus pejuang kemerdekaan yang mendapat misi membunuh petinggi kolonial Belanda.

Menurut siaran pers dari rumah produksi Cinesurya di Jakarta, cerita film “Perang Kota” diadaptasi dari novel karya Mochtar Lubis yang berjudul “Jalan Tak Ada Ujung.”

Baca Juga :   Antrean Tiket The Weeknd di Jakarta Tembus 70 Ribu Orang pada Hari Pertama Presale

“Mouly Surya adalah sutradara yang piawai, dan kepiawaiannya menjadikan ‘Perang Kota’ sebagai sebuah masterclass dalam pembuatan film,” kata Direktur International Film Festival Rotterdam​ (IFFR)Vanja Kaludjercic.

ae 183

Film ini diharapkan akan menjadi film drama epik dari sutradara kebanggaan Indonesia,tentu saja film ini akan mengajak kita melihat Indonesia ketika dalam masa-masa awal perjuangan mempertahankan kemerdekaan.

Film Perang Kota menceritakan Isa (diperankan oleh Chicco Jerikho), seorang mantan pejuang yang kini menjadi guru sekolah, yang bermasalah dengan ranjang perkawinannya. Isa menghadapi trauma perang yang membuatnya impotensi, sembari menjalani misi berbahaya untuk membunuh seorang jenderal Belanda demi mempertahankan semangat perjuangan​.

Ia dipercayakan sebuah misi untuk menghabisi petinggi kolonial Belanda dalam usaha mempertahankan kemerdekaan. Isa juga harus menghadapi perubahan dinamika hubungan dengan istrinya, Fatimah (diperankan oleh Ariel Tatum). Di sisinya ada Hazil (diperankan oleh Jerome Kurnia) yang tampan dan bersemangat tinggi. Hazil adalah seorang pemuda kaya yang mendukung perjuangannya, tetapi diam-diam berupaya memenangkan hati Fatimah, istri Isa.

Baca Juga :   Menpora Dito  Ariotedjo :  Mahafest 2025 dan Padel Klassix Tournament Sebagai Ruang Pemberdayaan Talenta Muda

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

Subscribe

spot_img

Popular

More like this
Related

Slank Rilis Album Republik Fufufafa, Angkat Isu Lingkungan hingga Kritik Sosial

JAKARTA,TERMINALNEWS.CO – Grup musik Slank resmi meluncurkan album studio...

Serial Indonesia Mendunia, Love & 10 Million Dollars Pecahkan Rekor Trending di 34 Negara

JAKARTA,TERMINALNEWS.CO– Industri hiburan Indonesia kembali mencatat prestasi di kancah...

Kloter UPG 10 Jadi Contoh, Seluruh Jemaah Haji Wajo Kembali ke Tanah Air Tanpa Kekurangan

JEDDAH,TERMINALNEWS.CO — Kebahagiaan dan rasa syukur menyelimuti proses pemulangan...

Saat Horor, Komik, dan Kritik Sosial Menyatu dalam Monster Pabrik Rambut

JAKARTA,TERMINALNEWS.CO — Di saat industri film dunia semakin bergantung...