Apalagi, saat ini biliar Indonesia mulai menunjukkan perkembangan dan mendapat perhatian di level internasional.
Salah satu contoh munculnya bibit muda berbakat adalah Fajar Alamri, bocah lima tahun asal Tolitoli, Sulawesi Tengah. Fajar mencuri perhatian publik setelah tampil di ajang Carabao International Open 2026.
Di usia yang sangat muda, kemampuannya mengolah stik dan membaca meja biliar membuatnya menjadi perbincangan luas.
Menariknya, Fajar juga sempat menjalani sesi latihan di Gowadra Billiard. Kehadiran atlet cilik seperti Fajar dinilai sejalan dengan visi Gowadra dalam menciptakan ekosistem biliar yang sehat dan berkelanjutan, sekaligus membuka ruang bagi generasi muda untuk berkembang.
Dari sisi fasilitas, Gowadra Billiard menawarkan pengalaman bermain yang lengkap. Selain area biliar reguler, tersedia ruangan VIP yang dirancang khusus untuk keluarga.
Di ruangan ini, pengunjung tidak hanya bisa bermain biliar, tetapi juga menikmati berbagai fasilitas tambahan seperti makan bersama, karaoke, bermain gim PlayStation, hingga kamar mandi pribadi.
Untuk ruangan VIP, Gowadra mematok tarif Rp500 ribu untuk durasi dua jam. Sementara itu, sewa meja biliar reguler dibanderol antara Rp75 ribu hingga Rp100 ribu per jam. Khusus siang hari, tersedia diskon hingga 50 persen yang membuat aktivitas bermain biliar semakin terjangkau bagi masyarakat.
“Kami ingin orang tetap bisa menikmati hobi tanpa harus meninggalkan keluarga. Gowadra adalah ruang bermain yang aman, nyaman, dan bisa dinikmati semua generasi,” kata Yovita menambahkan.


