Kehadiran para pembalap lintas generasi ini mencerminkan upaya Honda Racing Indonesia dalam melakukan regenerasi talenta balap nasional, sekaligus memperluas kontribusi bagi perkembangan motorsport Tanah Air.
“Beradaptasi dengan karakter sirkuit baru tentu menjadi tantangan tersendiri. Setelah bertahun-tahun membangun pengalaman di Sentul, kami melakukan penyesuaian strategi agar dapat tampil maksimal di Mandalika,” kata Alvin Bahar, Direktur Honda Racing Indonesia, dalam keterangan pers pada Jumat (4/7/2025).
Ia menegaskan kesiapan tim yang telah melakukan evaluasi menyeluruh dalam menghadapi perbedaan karakter trek Mandalika.
Menurutnya, pengalaman panjang di berbagai ajang balap nasional menjadi modal berharga agar tetap konsisten bersaing di musim 2025.
“Kami percaya, dengan pengalaman tim, persiapan menyeluruh, dan performa mobil Honda yang sudah terbukti di berbagai kondisi, kami dapat bersaing secara konsisten dan menghadirkan hasil terbaik sepanjang musim,” lanjut Alvin.
Sementara itu, Avila Bahar mengungkapkan antusiasmenya menyambut musim balap 2025.
Menurutnya, balapan di Mandalika menjadi tantangan besar mengingat jadwal padat dalam satu akhir pekan, di mana dua putaran balap akan digelar secara berurutan pada Sabtu dan Minggu.
“Persiapan balap di Mandalika sangat penting, mengingat dalam satu weekend ada dua balapan back-to-back, round satu di Sabtu dan round dua di Minggu. Kalau biasanya setiap round berjarak setidaknya satu bulan sehingga ada waktu evaluasi dan perbaikan, kali ini hanya berselang satu hari. Kurang maksimalnya persiapan bisa berdampak besar pada performa di dua balap sekaligus. Ini yang harus kami waspadai dengan seksama,” ujar Avila Bahar.


