Sejarah panjang Honda di dunia balap Tanah Air memang tidak diragukan. Sejak era balap jalan raya di Ancol pada 1970-an, Honda telah konsisten mendukung perkembangan motorsport Indonesia.
Kemudian pada periode 2017–2019, HRI tampil konsisten di sirkuit BSD sebelum akhirnya mendominasi Sentul hingga musim 2024.
Kini, babak baru terbuka ketika mereka mencoba menaklukkan Mandalika sebagai panggung balap nasional yang semakin prestisius.
Selain aspek teknis dan strategi, Honda Racing Indonesia juga menaruh perhatian pada pembinaan talenta muda.
Kiprah para pembalapnya yang berasal dari berbagai generasi menjadi cerminan kesinambungan regenerasi yang terus didorong oleh tim.
“Dari dulu Honda selalu hadir mendukung bibit-bibit pembalap nasional. Semoga kehadiran kami di Mandalika nanti bisa menjadi inspirasi dan motivasi bagi talenta muda Indonesia untuk terus menekuni dunia balap,” tambah Alvin Bahar.
Mandalika Festival of Speed 2025 sendiri menjadi salah satu kalender balap paling dinanti tahun ini, karena menawarkan suasana baru serta fasilitas sirkuit berkelas internasional.
Dengan latar pemandangan alam Lombok, penyelenggara optimistis animo penonton akan tinggi, sekaligus berdampak positif bagi sektor pariwisata daerah.
Putaran perdana Kejurnas ITCR di Mandalika dijadwalkan berlangsung seru mengingat peserta dari berbagai tim pabrikan siap bersaing ketat.
Persiapan Honda Racing Indonesia yang matang diharapkan mampu mempertahankan tradisi prestasi sekaligus menorehkan sejarah baru dalam perjalanan mereka yang sudah menembus usia 40 tahun.


