Indonesia Pastikan Tiket Semifinal SEABA 2026

JAKARTA, TERMINALNEWS.CO — Tim Nasional Basket U18 Putra Indonesia memastikan langkah ke babak semifinal FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026 setelah menaklukkan Malaysia dengan skor 65-55 pada pertandingan penyisihan Grup B yang berlangsung di Chan Ka Pho Gymnasium, Jumat (12/6/2026).

Kemenangan tersebut menjadi hasil positif kedua yang diraih skuad Garuda Muda setelah sebelumnya membungkam Laos dengan skor telak 89-35 pada laga pembuka. Dengan dua kemenangan dari dua pertandingan, Indonesia menutup fase grup sebagai juara Grup B sekaligus menjaga rekor sempurna di turnamen tersebut.

Hasil ini membawa Indonesia melaju ke semifinal yang akan digelar pada Sabtu (13/6/2026). Sebagai pemuncak klasemen Grup B, Indonesia berpeluang menghadapi runner-up Grup A yang masih diperebutkan oleh Thailand dan Filipina hingga pertandingan terakhir grup.

Meski demikian, kemenangan atas Malaysia tidak diraih dengan mudah. Tim asuhan Ismael harus bekerja keras menghadapi perlawanan sengit dari lawan yang juga berhasil mengamankan tiket semifinal sebagai runner-up Grup B.

Sejak awal pertandingan, Indonesia tampil agresif dan langsung mengambil inisiatif serangan. Permainan cepat yang diperagakan para pemain mampu membuat Malaysia kesulitan mengembangkan permainan.

Pada kuarter pertama, Indonesia mendominasi jalannya laga dan unggul jauh dengan skor 19-8. Keunggulan tersebut menjadi modal penting bagi Garuda Muda untuk mengendalikan ritme pertandingan.

Malaysia mulai bangkit pada kuarter kedua. Tim Negeri Jiran meningkatkan intensitas serangan dan berhasil mencetak 27 poin. Namun Indonesia tetap mampu menjaga keunggulan dengan tambahan 21 angka sehingga menutup babak pertama dengan skor 40-35.

Baca Juga :   Junas Sebut Sekolah Kunci Lahirnya Pebasket Hebat

Memasuki kuarter ketiga, performa ofensif Indonesia sempat mengalami penurunan. Serangan yang sebelumnya berjalan efektif mulai menemui hambatan akibat ketatnya pertahanan Malaysia.

Pada periode ini, Indonesia hanya mampu menambah delapan poin, sementara Malaysia mencetak 11 angka. Kondisi tersebut membuat selisih skor semakin tipis dan Indonesia hanya unggul dua poin dengan kedudukan 48-46 saat kuarter ketiga berakhir.

Tekanan yang diberikan Malaysia membuat pertandingan semakin menarik memasuki kuarter keempat. Namun, Indonesia menunjukkan mentalitas kuat saat pertandingan memasuki fase krusial.

Garuda Muda kembali menemukan ritme permainan terbaiknya dan mampu mencetak 17 poin tambahan pada kuarter terakhir. Sebaliknya, Malaysia hanya membukukan sembilan angka sehingga Indonesia berhasil menjauh dan mengunci kemenangan dengan skor akhir 65-55.

Keberhasilan Indonesia meraih kemenangan tidak lepas dari kontribusi sejumlah pemain yang tampil impresif sepanjang pertandingan.

Jaya James Anak Agung Bayuntara menjadi pencetak angka terbanyak bagi Indonesia setelah membukukan 21 poin dan empat rebound. Penampilannya menjadi salah satu faktor penting yang menjaga produktivitas serangan Indonesia saat menghadapi tekanan dari Malaysia.

Sementara itu, Steven Sebastian juga tampil gemilang dengan mencatatkan double-double. Ia mengoleksi 11 poin dan 15 rebound yang sangat membantu Indonesia dalam menguasai area bawah ring.

Baca Juga :   Revitalisasi Stadion Teladan Masuk Tahap Akhir, PSSI Siap Gelar Turnamen Internasional

Dari kubu Malaysia, Fatt Kam Sing menjadi pemain paling produktif dengan sumbangan 16 poin, tujuh rebound, dan dua assist. Rekannya, Yu Xiang Tan, turut memberikan kontribusi besar melalui catatan 15 poin, 11 rebound, dan empat assist.

Usai pertandingan, Pelatih Timnas Basket U18 Putra Indonesia Ismael memberikan apresiasi terhadap perjuangan dan kerja keras para pemainnya. Menurut dia, para pemain mampu menjalankan sebagian besar strategi yang telah dipersiapkan sebelum pertandingan.

“Kami memulai pertandingan dengan baik. Semua berjalan sesuai yang direncanakan. Tapi memang kemudian di tengah pertandingan ada beberapa miss instruksi yang kami berikan,” ujar Ismael.

Ia mengakui sempat terjadi beberapa kesalahan dalam eksekusi permainan, terutama saat Malaysia meningkatkan tekanan pada kuarter kedua dan ketiga. Namun, para pemain mampu melakukan penyesuaian dengan cepat sehingga kembali menguasai jalannya pertandingan.

“Tetapi akhirnya pemain bisa improve dan mengeksekusi dengan baik. Permainan pun berjalan dengan baik,” katanya.

Menurut Ismael, salah satu kunci kemenangan Indonesia terletak pada disiplin bertahan yang berhasil diterapkan para pemain, khususnya pada menit-menit akhir pertandingan.

“Kami bisa memenangkan pertandingan. Kuncinya menurut saya adalah detail-detail defense yang di ujung game bisa dieksekusi dengan baik,” jelasnya.

Menghadapi babak semifinal, Ismael menegaskan timnya tidak memilih lawan. Ia memastikan Indonesia siap menghadapi siapa pun yang akan menjadi lawan berikutnya, baik Thailand maupun Filipina.

Baca Juga :   Menuju FIBA Asia 2026, PERBASI Seleksi Ketat Timnas U18

Menurutnya, masing-masing tim memiliki karakter permainan yang berbeda. Thailand memiliki keunggulan dari sisi postur tubuh dan status sebagai tuan rumah, sedangkan Filipina dikenal memiliki kualitas individu yang baik serta kecepatan permainan yang tinggi.

“Kami siapkan menghadapi siapa pun lawannya,” tegas Ismael.

Jelang semifinal, fokus utama tim pelatih adalah mempersiapkan kondisi mental dan fisik para pemain agar siap menghadapi pertandingan yang diprediksi berlangsung lebih ketat.

“Kami mempersiapkan mental dan mengingatkan mereka agar siap juga dengan physicality lawan yang lebih keras dari lawan-lawan sebelumnya. Untuk persiapan teknis, kami masih membahas dengan staf kepelatihan,” ujarnya.

Ismael juga meminta dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Indonesia agar Timnas Basket U18 Putra mampu melanjutkan tren positif dan meraih hasil terbaik di ajang FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026.

“Kepada masyarakat Indonesia, kami mohon doa dan dukungan agar bisa memberikan hasil terbaik di setiap pertandingan yang kami jalani untuk membawa bangga Indonesia,” pungkasnya.

Perjalanan Timnas Basket U18 Putra Indonesia di FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026 mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Bank Mandiri, Pertamina, Bakrie Kalila Investment, Mills, Molten, Stayhoops, dan Crystalin. Dukungan tersebut diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi Garuda Muda untuk terus melangkah hingga meraih hasil terbaik di turnamen ini.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

Subscribe

spot_img

Popular

More like this
Related

KONI Percayakan Wushu Indonesia kepada Airlangga

JAKARTA, TERMINALNEWS.CO — Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia...

7vs7 Elite 16 SMA Banten League 2026: Jadi Ajang Pembinaan Talenta Sepakbola Masa Depan

TANGERANG, TERMINALNEWS.CO – Dunia sepak bola pelajar di Provinsi...

Farida Farichah Tegaskan Dekopinwil Ujung Tombak Gerakan Koperasi

SERANG, TERMINALNEWS.CO - Kementerian Koperasi (Kemenkop) menegaskan Dewan Koperasi...

Iyan Kusmadiana: Jadi Relawan Membutuhkan Perpaduan Langkah Antara Waktu Luang, Stabilitas Finansial dan Energi Emosional

TERMINALNEWS.CO, BEKASI - Menjadi relawan membutuhkan perpaduan langkah, antara...