MANCHESTER, TERMINALNEWS.CO – Manchester United dan Aston Villa tampaknya harus mengubur harapan untuk merekrut gelandang serang andalan Nottingham Forest, Morgan Gibbs-White, pada bursa transfer musim panas ini.
Menurut laporan Daily Mail, Nottingham Forest bertekad mempertahankan pemain berusia 26 tahun tersebut meski diminati sejumlah klub besar Liga Inggris, termasuk Manchester United dan Aston Villa.
Keputusan Forest untuk mempertahankan Gibbs-White bukan tanpa alasan. Pemain internasional Inggris itu tampil impresif sepanjang musim lalu dengan mencetak 15 gol di Liga Inggris. Ia juga menyumbang tiga gol di kompetisi Liga Europa serta mencatatkan tujuh assist di semua ajang.
Manajer Nottingham Forest, Vitor Pereira, bahkan menyebut Gibbs-White sebagai pemain yang “spesial” berkat kontribusinya yang besar bagi tim.
Selain Gibbs-White, Forest juga dikabarkan enggan melepas gelandang muda Elliot Anderson. Klub berjuluk The Reds itu disebut memasang harga lebih dari 100 juta pound sterling untuk Anderson, yang saat ini juga menjadi incaran sejumlah klub elite.
Jika dikonversikan ke mata uang Indonesia dengan kurs sekitar Rp22.000 per pound sterling, nilai transfer tersebut setara dengan lebih dari Rp2,2 triliun.
Meski kualitas Gibbs-White tidak diragukan lagi, Manchester United dan Aston Villa sejatinya sudah memiliki stok gelandang serang berkualitas.
Di kubu Manchester United, Bruno Fernandes tampil luar biasa musim lalu. Kapten Setan Merah itu dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Liga Inggris setelah mencatatkan 21 assist, memecahkan rekor assist terbanyak dalam satu musim dengan format 38 pertandingan. Ia juga menyumbangkan sembilan gol di liga.
Sementara itu, Aston Villa memiliki Morgan Rogers yang menjalani musim gemilang. Pemain muda Inggris tersebut mencatatkan 26 kontribusi gol di semua kompetisi, termasuk satu gol saat Villa menang 3-0 atas SC Freiburg pada final Liga Europa.
Dengan kondisi tersebut, kehadiran Gibbs-White bisa dianggap sebagai tambahan mewah ketimbang kebutuhan mendesak bagi Manchester United maupun Aston Villa. Terlebih lagi, kontraknya bersama Nottingham Forest masih berlaku hingga empat tahun ke depan, sehingga posisi tawar klub cukup kuat untuk menolak berbagai tawaran yang masuk.
Situasi ini membuat kedua klub kemungkinan harus mengalihkan perhatian ke target lain pada bursa transfer musim panas jika ingin memperkuat lini tengah serang mereka.


