“Teknologi dapat mendukung peningkatan kualitas pembelajaran Al-Qur’an secara lebih luas dan inklusif,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala LPMQ, Abdul Aziz Sidqi, menegaskan bahwa aplikasi ini dikembangkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan akses Al-Qur’an yang praktis dan sesuai standar.
“Add-ins ini menjadi solusi agar pengutipan ayat lebih rapi, akurat, dan sahih, khususnya untuk kebutuhan presentasi pembelajaran maupun dakwah,” ujarnya.
Melalui inovasi ini, Kementerian Agama berharap literasi Al-Qur’an dapat semakin meningkat, sekaligus memastikan pemenuhan hak belajar Al-Qur’an bagi seluruh masyarakat, termasuk kelompok berkebutuhan khusus.[*]



address
square login