Ia menegaskan bahwa dalam masa kepemimpinannya, IPF akan fokus memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan jumlah atlet serta klub, dan memperluas pembinaan hingga ke daerah-daerah.
Menurutnya, pengembangan olahraga tidak bisa hanya terpusat di kota besar, melainkan harus menjangkau seluruh wilayah Indonesia.
Selain itu, Nazaruddin juga menargetkan peningkatan prestasi pickleball Indonesia di level internasional. Ia menilai bahwa cabang olahraga ini memiliki potensi besar untuk berkembang dan bersaing di berbagai kejuaraan dunia jika didukung dengan sistem pembinaan yang terstruktur.
“Kita ingin pickleball tidak hanya berkembang sebagai olahraga rekreasi, tetapi juga sebagai cabang olahraga prestasi yang mampu mengharumkan nama Indonesia di berbagai kejuaraan internasional,” katanya.
Sementara itu, perwakilan KONI, Eko Budi Supriyanto, memberikan apresiasi atas terselenggaranya Munas IPF yang berlangsung secara demokratis dan kondusif. Ia menilai proses pemilihan yang berjalan lancar mencerminkan soliditas organisasi.
“KONI menyambut baik terpilihnya Bapak Muhammad Nazaruddin sebagai Ketua Umum IPF. Kami berharap kepemimpinan yang baru ini mampu memperkuat organisasi, memperluas pembinaan atlet, serta meningkatkan prestasi pickleball Indonesia di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Eko.
Menurutnya, pickleball merupakan cabang olahraga yang relatif baru berkembang di Indonesia, namun memiliki potensi besar untuk tumbuh pesat. Dengan dukungan manajemen organisasi yang kuat serta program pembinaan yang terarah, olahraga ini diyakini dapat menarik minat masyarakat luas.


