Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum PSSI Erick Thohir atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin Timnas Indonesia.
Mantan pelatih Timnas Kanada itu mengaku ketertarikannya terhadap Indonesia muncul sejak pertama kali melihat peluang melatih skuad Garuda.
Menurutnya, Timnas Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang dan sudah saatnya naik kelas di level internasional.
“Ketika saya pertama kali melihat peluang di Indonesia, saya tertarik karena saya melihat orang-orang di sini layak untuk membawa timnasnya naik ke level berikutnya,” kata Herdman.
Ia menilai materi pemain, termasuk Jay Idzes dan rekan-rekannya, memiliki modal yang kuat untuk bersaing jika ditangani dengan pendekatan yang tepat.
Herdman juga menyebut Indonesia memiliki kemiripan dengan lingkungan tempat ia dibesarkan di Newcastle, Inggris.
Faktor tersebut membuatnya merasa lebih tertantang dan nyaman untuk memulai proyek baru bersama Timnas Indonesia.
Pengalaman membawa Kanada lolos ke Piala Dunia 2022 menjadi salah satu bekal penting yang ingin ia terapkan di Indonesia.
“Menangani Timnas Indonesia adalah sebuah tantangan besar, dan saya menyukai tantangan. Dari apa yang saya lihat, proyek ini sangat tepat untuk saya,” ujarnya.
Ia menambahkan, antusiasme suporter dan semangat pemain menjadi daya tarik tersendiri.
Terkait program kerja, Herdman menegaskan dirinya datang bukan hanya untuk melatih secara teknis.
Ia ingin memahami budaya, nilai sosial, serta karakter masyarakat Indonesia agar filosofi tersebut dapat terintegrasi ke dalam tim.


