LONDON, TERMINALNEWS.CO – Mantan kapten Chelsea, John Terry, angkat bicara terkait penunjukan Liam Rosenior sebagai pelatih baru di Stamford Bridge pekan ini. Di sisi lain, pihak klub disebut telah memberikan respons internal atas komentar legenda mereka tersebut.
Rosenior resmi menggantikan Enzo Maresca pada awal Januari, setelah hubungan pelatih asal Italia itu dengan jajaran petinggi klub dilaporkan memburuk sepenuhnya.
Sejauh ini, Rosenior mencatat awal yang cukup menjanjikan bersama The Blues. Meski sempat diejek suporter rival karena dianggap “kurang berwibawa” dalam sesi team talk maupun pembawaannya secara umum, mantan manajer Strasbourg itu sukses membawa Chelsea tak terkalahkan dalam enam laga awalnya, dengan rincian empat kemenangan dan dua hasil imbang.
Keputusan pemilik klub, Todd Boehly, bersama rezim Clearlake menunjuk sosok yang masih berada dalam jaringan kepemilikan multi-klub mereka sempat dipertanyakan. Namun, hasil awal Rosenior perlahan meredam kritik tersebut.
Di tengah awal positif itu, Terry mengaku merasa frustrasi karena tidak dilibatkan sama sekali sebagai opsi pelatih sementara setelah kepergian Maresca.
Legenda berusia 45 tahun itu sebelumnya kembali ke Chelsea pada 2023 untuk mengisi peran di akademi, setelah sempat menjadi asisten manajer di Aston Villa. Saat Maresca hengkang, posisi pelatih sementara justru diberikan kepada pelatih tim U-21, Calum McFarlane, sebelum akhirnya Rosenior ditunjuk secara permanen.
McFarlane bahkan sempat memimpin tim dalam laga melawan Manchester City dan Fulham, serta meraih hasil positif.
Dalam wawancaranya di kanal YouTube Golf Life, Terry mengungkapkan kekecewaannya:


