JAKARTA,TERMINALNEWS.CO— Setelah mendapat sambutan hangat dalam pemutaran perdana dunia di Berlin International Film Festival, film terbaru produksi Come and See Pictures, Ghost in the Cell, resmi merilis trailer perdana. Film ini menjanjikan pengalaman menonton yang bukan hanya mencekam, tetapi juga sarat makna.
Disutradarai dan ditulis oleh Joko Anwar, Ghost in the Cell menjadi film ke-12 dalam perjalanan kreatifnya. Kali ini, ia menggabungkan horor supranatural dengan satir sosial-politik yang merefleksikan situasi Indonesia, dikemas dalam balutan visual dan tata suara yang dirancang memanjakan penonton.
Film ini mengambil latar penjara ruang terbatas yang dihuni para narapidana yang perlahan berubah menjadi arena kekacauan dan teror. Namun, bagi Joko, penjara bukan sekadar lokasi, melainkan metafora.
“Penjara adalah cerminan hidup secara sosial dan politik. Ada pejabat lapas sebagai pemerintah, dan ada napi sebagai rakyat. Ada dinamika kuasa, dan dinamika antar napi yang mencerminkan masyarakat kita,” ujar Joko.
Ia menambahkan, film ini didesain agar penonton dapat “tertawa lepas karena melihat kehidupan kita sendiri”, meski dibungkus dalam suasana mencekam.
Deretan aktor papan atas turut memperkuat ansambel film ini, di antaranya Abimana Aryasatya, Bront Palarae, Danang Suryonegoro, Endy Arfian, Lukman Sardi, Mike Lucock, Yoga Pratama, Morgan Oey, Aming, Kiki Narendra, Rio Dewanto, Tora Sudiro, Almanzo Konoralma, Haydar Salishz, Arswendy Bening Swara, Dewa Dayana, Faiz Vishal, Jaisal Tanjung, Ho Yuhang, serta memperkenalkan Magistus Miftah.


