“Kaka Boss” berkisah tentang kehidupan Ferdinand ‘Kaka Boss’ Omakare (Godfred
Orindeod), debt collector asal Indonesia Timur yang ditakuti di Jakarta dan sedang
berada di dalam penjara.
Selepas keluar dari penjara, Kaka Boss tiba-tiba memutuskan untuk beralih profesi menjadi penyanyi demi membuat anak perempuannya, Angel (Glory Hillary) merasa bangga.
“Ceritanya tentang potret keluarga. Banyak sekali film Indonesia yang bertema keluarga. Film “Kaka Boss” berusaha mengeksplorasi keluarga Timur. Kami ingin membawa kisah yang tidak hanya memperlihatkan kesusahan tapi juga orang-orang Indonesia Timur yang bisa meraih kesuksesan,” kata penulis dan sutradara “Kaka Boss” Arie Kriting.
Produser “Kaka Boss” Ernest Prakasa menambahkan, film ini merupakan drama yang sangat humanis. Sehingga akan membuat penonton juga merasa dekat dengan
konflik yang ada di film.
“Arie Kriting sebagai sutradara punya alasan kuat untuk membawa cerita ini ke dalam film “Kaka Boss”. Kami di Imajinari merasa ini adalah cerita dan komedi yang autentik. Berkisah tentang keluarga Indonesia Timur, dituturkan dan diperankan oleh orang-orang Indonesia Timur juga.
Segar karena membawa sudut pandang lain di layar kita. Di sisi lain, filmnya juga punya kedekatan dan relevansi dengan keluarga Indonesia,” kata produser “Kaka Boss”, Ernest Prakasa.
Film “Kaka Boss” diproduksi Imajinari, diproduseri Ernest Prakasa dan Dipa Andika, serta ditulis dan disutradarai oleh Arie Kriting. Film “Kaka Boss” akan tayang serentak di jaringan bioskop Indonesia mulai 29 Agustus 2024.


