“Jadi kepada komunitas kendaraan kita sapa, kepada komunitas-komunitas otomotif kita sapa tidak harus pada penertiban dijalan tapi lebih humanis, lebih edukatif, kita ajak bicara, ada persoalan apa tentang lalu lintas. Maka dari itu dengan sentuhan-sentuhan melalui edukatif preventif dan repressive itu kita bisa menurunkan fatalitas korban meninggal termasuk peristiwa kecelakaan,” jelas Kakorlantas.
Secara umum, Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., menegaskan pelaksanaan Operasi Patuh secara umum berjalan dengan baik dan mengharapkan seluruh pengguna jalan tertib berlalu lintas untuk keselamatan yang utama.
Selain itu, Korlantas Polri bersama dengan Kementerian dan stakeholder telah mencanangkan hari keselamatan nasional, hari keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan yang nanti kita peringati pada tanggal 19 September 2025.
“Kami di tingkat pusat dari Kementerian Perhubungan, dari Korlantas Polri termasuk Jasa Raharja, Kementerian PU telah mencanangkan hari keselamatan nasional, hari keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan yang nanti kita peringati pada tanggal 19 September,” tambahnya.
Dengan dicanangkan hari keselamatan lalu lintas nasional atau hari keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan, Kakorlantas mengajak seluruh masyarakat dan pengguna jalan untuk melakukan gerakan moral menuju keselamatan.
“Karena peristiwa kecelakaan cukup tinggi, di tahun 2024 itu ada 150 ribu, itu yang terjadi peristiwa. Meninggal dunia di tahun 2024 itu adalah 26.839. Maka dari itu dengan dicanangkan hari keselamatan, moga-moga kita semuanya patuh dan tertib berlalu lintas,” pungkasnya.


