Rini juga memastikan pemerintah memberi perhatian khusus kepada lulusan baru agar dapat berkontribusi dalam birokrasi.
“Tentu kami sangat concern terhadap para fresh graduate untuk bisa ikut serta membantu birokrasi ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, kompetensi CPNS harus disesuaikan dengan strategi kementerian serta program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Di sisi lain, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa rencana rekrutmen aparatur sipil negara (ASN) secara umum telah dirumuskan. Namun, pemerintah masih memprioritaskan kebutuhan paling mendesak sebelum menetapkan jumlah final.
“Secara umum hampir semua menteri sudah menyampaikan kebutuhannya, tetapi kami masih melihat prioritas yang harus dipenuhi,” ujar Prasetyo.
Selain faktor kebutuhan, pemerintah juga mempertimbangkan kemampuan fiskal negara agar kebijakan rekrutmen tetap sejalan dengan kondisi keuangan negara. Saat ini, pemetaan kebutuhan ASN terus dilakukan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi bersama kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.[]


