Kemenag Perkuat Pelindungan Anak di Ruang Digital melalui Tiga Pilar Utama.

JAKARTA,TERMINALNEWS.CO — Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan komitmennya dalam melindungi anak-anak dari berbagai ancaman di ruang digital melalui tiga pilar utama, yakni pendidikan unggul yang ramah anak, penguatan nilai cinta kemanusiaan, dan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan bahwa ruang digital kini telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari anak-anak. Selain memberikan akses luas terhadap ilmu pengetahuan, dunia digital juga menghadirkan berbagai risiko seperti perundungan siber, eksploitasi, radikalisme, hingga kekerasan seksual.

“Anak ini adalah jiwa manusia. Mereka adalah anak-anak kita yang kehidupannya, baik di dunia nyata maupun maya, wajib kita lindungi sepenuhnya. Pelindungan anak adalah syarat utama dan mutlak jika kita ingin menghasilkan generasi yang sehat, cerdas, berdaya saing, dan berakhlak karimah,” ujar Nasaruddin saat Rapat Koordinasi Pelindungan Anak di Ranah Dalam Jaringan yang digelar di kantor Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Jakarta, Senin (8/6/2026).

Baca Juga :   Tokoh Masyarakat Papua Apresiasi Satgas Damai Cartenz Jaga Keamanan dan Kedamaian

Menurut data EMIS 2026, Kemenag membina lebih dari 18 juta peserta didik di seluruh Indonesia. Jumlah tersebut mencakup sekitar 10,5 juta siswa madrasah, 6,2 juta santri pondok pesantren, serta 1,1 juta mahasiswa di Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI). Selain itu, Kemenag juga memiliki tanggung jawab pembinaan terhadap sekitar 45,4 juta peserta didik muslim di sekolah umum.

Pilar pertama yang dikedepankan adalah pendidikan unggul, ramah, dan berintegrasi. Menurut Menag, lingkungan pendidikan yang aman menjadi prasyarat utama untuk menciptakan proses belajar yang berkualitas. Karena itu, penguatan karakter, pembentukan budaya aman, serta sistem pelindungan anak yang responsif harus menjadi bagian dari ekosistem pendidikan.

Baca Juga :   Bantah Isu Mundur, Pasha Ungu: “Jadi Apa yang Harus Saya Klarifikasi?”

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

Subscribe

spot_img

Popular

More like this
Related

Royalti Sudah Dibagi, Transparansi Masih Diuji: LMKN Salurkan Dana UPA ke LMK CNS Sebesar Rp47 Juta

JAKARTA,TERMINALNEWS.CO — Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) bersama Lembaga...

Putra Tri Ramadani Ukir Sejarah, Raih Emas Nomor Lead di World Climbing Series Praha 2026

JAKARTA, TERMINALNEWS.CO — Indonesia kembali menorehkan prestasi membanggakan di...

Indonesia Borong 3 Emas dan 1 Perak di Astana 2026 World Boccia Cup

JAKARTA, TERMINALNEWS.CO — Tim Boccia Indonesia kembali menorehkan prestasi...

Royalti yang Tak Kunjung Tiba: Ketika Musik Menghidupi Industri, Tapi Penciptanya Masih Menunggu

JAKARTA,TERMINALNEWS.CO -| Setiap hari jutaan lagu diputar di Indonesia,mengalun...