PONTIANAK, TERMINALNEWS.CO – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus memperkuat keterlibatan pengusaha UMKM dalam mendukung Program Tiga Juta Rumah yang merupakan sektor strategis bagi perekonomian nasional yang melibatkan peran penting UMKM dalam rantai pasoknya.
Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM, Temmy Satya Permana, menegaskan kemudahan akses pembiayaan memegang peranan penting dalam mendukung program prioritas pemerintah tersebut.
“Saat ini kami terus berupaya memberikan peta jalan yang jelas bagi pengusaha UMKM agar dapat mengakses skema kredit bersubsidi,” kata Temmy dalam sambutannya pada acara Workshop Akses Kredit Program Perumahan (KPP) bagi UMKM Ekosistem Perumahan di Pontianak, Selasa (28/10).
Temmy menjelaskan, sebanyak 56 pengusaha UMKM dari ekosistem perumahan terdiri atas pengembang, kontraktor kecil, dan pemasok bahan bangunan mengikuti kegiatan ini. “Total kebutuhan pendanaan yang disampaikan peserta mencapai Rp152,5 miliar,” katanya.
Kementerian UMKM, kata Temmy, akan terus memperluas kegiatan pemberdayaan serupa di berbagai daerah. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat peran UMKM dalam mendukung Program Pembangunan Tiga Juta Rumah yang menjadi salah satu program prioritas nasional.

“Melalui workshop ini, kami menghadirkan sesi one-on-one business matching yang mempertemukan pengusaha UMKM dengan bank penyalur KPP, yakni BRI dan BTN, untuk melakukan konsultasi langsung terkait kebutuhan pembiayaan,” ujarnya.


