Kenapa Implementasi SMP Wajib bagi Pengelola Obvitnas?
1. Mandat Regulasi: Perpol No. 7 Tahun 2019 jo. SNI 7751:2019 mewajibkan seluruh Obvitnas terapkan SMP.
2. Mitigasi Ancaman Strategis: Kilang Balongan adalah critical infrastructure. Gangguan 1 jam saja berdampak ke BBM nasional. SMP memastikan risiko dipetakan dan dimitigasi sejak dini.
3. Jaminan Operasional 24/7: SMP mewajibkan Business Continuity Plan agar kilang tetap operasi meski ada gangguan keamanan.
4. Kepercayaan Stakeholder: Sertifikat SMP = legitimasi bahwa Balongan dikelola dengan standar pengamanan tertinggi.
Kenapa Resertifikasi Penting meski Sudah Bersertifikat SMP?
1. Audit Ulang = Validasi Sistem: Banyak sistem bagus di awal, tapi lemah di konsistensi harian. Resertifikasi membuktikan SMP benar-benar dijalankan.
2. Ancaman Berkembang: Pola serangan berubah. Resertifikasi memastikan SOP, SDM, dan teknologi pengamanan di-upgrade sesuai ancaman terkini.
3. Sertifikat Ada Masa Berlaku: Tanpa resertifikasi, sertifikat gugur. Artinya Obvitnas dianggap tidak lagi memenuhi standar.
4. Budaya Perbaikan Berkelanjutan: Temuan minor saat audit jadi bahan evaluasi agar pengamanan makin presisi.

Hasil Audit Resertifikasi dibacakan langsung oleh Katim Kombes Pol Hadianur, S.I.K., M.H. di hadapan Executive General Manager RU VI Balongan Bpk. Yulianto Triwibowo, Group Head Of Operation & Manufacturing Bpk. Eko Nurcahyono, Manager HSSE Bpk. Moch. Arifin, serta jajaran manajemen dan PIC SMP RU VI Balongan.


