JAKARTA,TERMINALNEWS.CO — Film komedi getir Tinggal Meninggal besutan rumah produksi Imajinari meraih kemenangan besar di Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) 2025. Pada malam penutupan festival, Sabtu (6/12/2025), film yang disutradarai Kristo Immanuel dalam debut penyutradaraannya itu menyabet lima penghargaan Indonesian Screen Awards.
Lima kategori yang berhasil dimenangkan adalah Best Film, Best Director, Best Screenplay, Best Performance, dan Best Editing. Capaian ini sekaligus menegaskan posisi Tinggal Meninggal sebagai salah satu film Indonesia paling menonjol sepanjang 2025.
Kombinasi Komedi dan Kegetiran
Film yang tayang perdana pada 14 Agustus 2025 itu menghadirkan kisah Gema (Omara Esteghlal), seorang pemuda canggung yang mendadak menjadi pusat perhatian di kantor setelah ayahnya meninggal dunia. Ketika perhatian itu kembali memudar, Gema mulai mempertanyakan ulang makna diterima dan dilihat oleh orang lain.
Lewat pendekatan komedi getir, film ini mengangkat isu kesepian, kebutuhan validasi, hingga ekspektasi sosial dalam balutan humor absurd khas Imajinari.
Pujian untuk Pemeran dan Sutradara
Dalam sambutannya usai meraih penghargaan Best Performance, Omara Esteghlal menyampaikan pesan menyentuh tentang karakter yang ia perankan. “Aku harap kita semua bisa memberi sorotan lebih banyak kepada karakter-karakter yang canggung, menerima satu sama lain, dan mencintai satu sama lain,” ujarnya.

Dewan juri yang terdiri dari Puiyee Leong (Singapura), Amir Muhammad (Indonesia), dan Antoinette Jadaone (Filipina) menilai performa Omara sebagai “sebuah penampilan karismatik yang sulit untuk diabaikan”, terlebih untuk sebuah peran komedi yang jarang dilirik dalam ajang penghargaan.


