Sementara itu, anggota DPR RI Komisi VI, I.G.N. Kesuma Kelakan, menilai keberadaan Kopdes Merah Putih Awan sangat strategis dalam memberikan akses adil bagi masyarakat terhadap kebutuhan dasar. Seluruh kebutuhan dasar masyarakat diharapkan bisa dipenuhi melalui Koperasi tersebut.
“Yang penting kebutuhan dasar dulu, agar masyarakat mudah mendapatkan gas, pupuk, dan beras dengan harga yang tidak melambung. Kalau ini maksimal, masyarakat akan sejahtera,” ujar Kesuma.
Kesuma juga mengapresiasi arah pengembangan usaha yang akan dilakukan oleh Kopdes/ Kel Merah Putih yang tidak hanya terpaku pada kebutuhan dasar masyarakat melainkan sudah memetakan rencana bisnis berbasis potensi lokal. Salah satu wacana yang akan dilakukan adalah pengembangan energi baru terbarukan yang nantinya akan dikelola oleh Kopdes.
“Koperasi Merah Putih juga diarahkan ke pembangkit listrik tenaga surya. Ini sebuah terobosan untuk mendukun langkah kemandirian energi,” kata Kesuma Kelakan.
Sementara itu Sekretaris Kementerian Koperasi (SesKemenkop) Ahmad Zabadi mengatakan operasionalisasi Kopdes Merah Putih Awan ini menjadi bukti nyata bahwa kontribusi kelembagaan ekonomi desa dalam mendorong kesejahteraan masyarakat telah berjalan dengan baik. Kopdes Merah Putih Awan ini telah menunjukkan kinerja yang konsisten sejak program ini diluncurkan pada 21 Juli lalu.
“Alhamdulillah kita lihat ini berjalan dengan sangat baik. Beberapa gerai tetap berjalan optimal, mulai dari gerai sembako, pemenuhan kebutuhan LPG hingga pupuk bahkan hingga layanan simpan pinjamnya,” kata Zabadi.


