Inisiatif Pertukaran Informasi untuk Berantas Korupsi
Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, juga mengemukakan bahwa Indonesia menjadikan pemberantasan korupsi menjadi sebuah isu strategis, yang memerlukan sinergitas dari seluruh kepentingan untuk mengakselerasi pencapaiannya.
Karenanya, pertemuan bilateral ini menjadi momentum awal terjalinnya kerja sama antara KPK dan The PAC Malaysia.
“Jika melihat kasus-kasus korupsi yang dilakukan pada tingkatan multinasional dengan skema yang semakin kompleks, maka upaya kolaborasi dan kerja sama perlu KPK upayakan. Terlebih, pemerintah Indonesia saat ini telah mendorong penguatan pemberantasan korupsi pada level nasional hingga forum global, agar jalannya pemerintahan lebih independen dan transparan,” jelas Fitroh.
Pada pertemuan ini, Vice Chairperson The PAC Malaysia, YB Puan Teresa Kok Suh Sim, menyampaikan bahwa kunjungan ini dilakukan untuk membangun kerja sama dalam pertukaran informasi dan pengalaman terkait upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi.
Inisiatif ini dilakukan untuk membangun komitmen antikorupsi tertentu secara khusus atau umum.
“The PAC Malaysia ini merupakan komite parlemen Malaysia yang dibentuk untuk memeriksa laporan dari auditor jenderal (AG) dan meneliti keuangan pemerintah, serta uang yang dialokasikan oleh Parlemen untuk pengeluaran publik. Lawatan bilateral ini juga kami manfaatkan untuk membangun inisiatif dan kesepakatan dengan beberapa negara dalam suatu komitmen antikorupsi,” ungkap Teresa Kok.
Melalui fungsi yang dimiliki, lanjut Teresa Kok, The PAC Malaysia dalam melaksanakan tugasnya tidak dapat memihak, dengan prioritas mengedepankan transparansi dan akses publik terhadap informasi.


