BARCELONA, TERMINALNEWS.CO – Rencana laga antara Barcelona dan Villarreal yang sedianya digelar di Hard Rock Stadium, Miami, resmi dibatalkan.
Pertandingan yang semula dijadwalkan berlangsung pada 20–21 Desember 2025 itu batal terlaksana setelah muncul gelombang protes di kompetisi La Liga akhir pekan lalu.
Pertandingan tersebut awalnya menjadi proyek ambisius untuk memperluas jangkauan global La Liga. Awalnya, duel antara tim asuhan Hansi Flick dan Marcelino Garcia Toral itu dijadwalkan berlangsung di Estadio de la Ceramica, markas Villarreal.
Namun, penyelenggara kemudian berencana memindahkannya ke Miami Gardens, Florida, menjadikannya laga resmi La Liga pertama yang digelar di Amerika Serikat.
Namun, menurut laporan The Athletic, penyelenggara Relevant Sports mengonfirmasi bahwa laga tersebut tidak dapat dilaksanakan karena “tidak cukup waktu untuk menyiapkan acara sebesar ini”.
Dalam pernyataannya, mereka menyebut:
“Relevant telah memberi tahu La Liga bahwa pertandingan antara Villarreal CF dan FC Barcelona di Miami pada 20 Desember harus ditunda. Dengan ketidakpastian situasi di Spanyol saat ini, tidak ada cukup waktu untuk menyiapkan acara berskala besar seperti ini dengan baik. Selain itu, menjual tiket tanpa rencana yang pasti akan menjadi tindakan yang tidak bertanggung jawab.”
Setelah itu, pihak La Liga merilis pernyataan resmi bahwa laga bukan hanya ditunda, tetapi dibatalkan sepenuhnya.
“La Liga sangat menyesalkan bahwa proyek bersejarah ini, yang mewakili langkah besar bagi internasionalisasi sepak bola Spanyol, tidak dapat terlaksana,” tulis pernyataan resmi liga.
La Liga menegaskan, menggelar pertandingan resmi di luar Spanyol merupakan langkah penting untuk memperluas jangkauan global kompetisi dan meningkatkan daya saing klub-klub Spanyol di pasar internasional seperti Amerika Serikat.
Namun, rencana tersebut memicu perdebatan luas. Sejumlah pihak menilai bahwa pertandingan liga seharusnya hanya digelar di kandang masing-masing tim. Presiden UEFA, Aleksandar Ceferin, menyebut ide itu “disayangkan” karena dapat merugikan para pendukung lokal.
Sementara itu, Real Madrid termasuk klub yang menolak keras gagasan tersebut. Los Blancos bahkan meminta FIFA turun tangan agar pertandingan La Liga tidak digelar di luar negeri.
Mereka menilai langkah tersebut bisa mengganggu integritas kompetisi dan menjadi “titik balik yang tidak diinginkan dalam dunia sepak bola.”
Dengan pembatalan ini, rencana bersejarah untuk membawa pertandingan resmi La Liga ke Amerika Serikat harus ditunda tanpa batas waktu.
La Liga berjanji akan terus mencari cara untuk mempromosikan sepak bola Spanyol ke seluruh dunia dengan tetap menjaga nilai-nilai kompetisi domestik.


