JAKARTA,TERMINALNEWS.CO -| Ada yang berbeda dari Lebaran tahun ini. Bukan pada hidangan, bukan pula pada tradisi yang tetap dijaga, melainkan pada ruang yang tak lagi terisi ruang yang dahulu diisi oleh tawa, candaan, dan kehangatan seorang anak, suami, sekaligus sahabat: Vidi Aldiano.
Keluarga mendiang Vidi membagikan potret sederhana yang justru terasa begitu dalam maknanya. Dalam unggahan di Instagram, ayahnya, Harry Kiss, menuliskan kalimat yang menyayat sekaligus menenangkan: “2026 foto lebaran tanpa tema, pengarah ide sudah tiada.” Sebuah kalimat yang singkat, namun memuat kehilangan yang tak terukur.
Lebaran, yang selama ini identik dengan kebersamaan, kali ini hadir dengan nuansa yang lebih sunyi. Namun, kesunyian itu tidak kosong. Ia terisi oleh kenangan oleh potongan-potongan momen yang tak pernah benar-benar pergi. Dalam foto tersebut, kehadiran Sheila Dara Aisha dan keluarga menjadi penanda bahwa cinta tetap bertahan, bahkan ketika sosok yang dicintai telah berpulang.
Ada pula narasi yang mengundang haru: seolah-olah Vidi masih hadir, berdiri di belakang, tersenyum, menatap orang-orang yang ia cintai. Bukan dalam wujud yang kasat mata, melainkan dalam doa, dalam ingatan, dan dalam keyakinan bahwa kebahagiaan tak pernah benar-benar hilang ia hanya berpindah tempat.
Kepergian Vidi pada 7 Maret 2026 setelah perjuangannya melawan kanker menjadi pengingat bahwa hidup tak selalu memberi waktu yang panjang, tetapi selalu memberi makna yang dalam. Dan di hari kemenangan ini, makna itu terasa semakin luas: bahwa Lebaran bukan hanya tentang kembali ke fitrah, tetapi juga tentang belajar menerima kehilangan dengan lapang, merawat kenangan dengan tulus, dan melanjutkan hidup dengan cinta yang tak putus.


