“Event ini harus memberikan manfaat seluas mungkin. Maka, pelaku UMKM kami libatkan aktif agar merasakan dampaknya,” kata Purbaya.
Partisipasi publik pun meningkat drastis, dengan 6.000 pelari di kategori Half Marathon dan 1.500 peserta di kategori Run The City, menunjukkan antusiasme tinggi dari berbagai lapisan masyarakat.
Sekretaris Jenderal PB PASI, Tigor Tanjung, menyoroti program “Break the Limit” sebagai bentuk nyata event ini dalam mendorong pencapaian atlet nasional. “Ini bukan hanya selebrasi, tapi juga ajang pengukuran performa atlet. Sangat penting untuk pembinaan jangka panjang,” ujarnya.
Dari sisi medis, Medical Director LPS MHM 2025, dr. Wawan Budisusilo, memastikan kesiapan penuh tim kesehatan, termasuk penempatan ambulans di titik-titik strategis dan prosedur darurat untuk menjamin keselamatan seluruh peserta.
Atmosfer energik dan rute ikonik di Jakarta juga menarik minat pelari dari luar negeri. Salah satu pacer asal Kuala Lumpur, Malaysia, mengungkapkan kekagumannya pada suasana unik yang ditawarkan ajang ini.
“LPS Monas Half Marathon adalah salah satu event paling dinamis di Asia Tenggara. Suasananya penuh semangat dan terasa seperti perayaan budaya,” ujarnya.
Dengan berbagai pembaruan dan semangat kolaborasi lintas sektor, LPS Monas Half Marathon 2025 diharapkan bukan hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga penggerak sosial-ekonomi dan simbol kemajuan Jakarta sebagai kota dunia.


