Merawat Alam Lewat Benang: Cerita Tenun Iban Sadap dari Kapuas Hulu

“Pernah ada mahasiswa dari Kuala Lumpur tinggal cukup lama di sini. Ia belajar prosesnya dari awal sampai akhir, lalu pulang membawa hasil tenunnya sendiri,” cerita Mala

Namun, yang paling diharapkan bukanlah banyaknya pengunjung, melainkan kesediaan untuk memahami proses.

Gendang Pampat Anak Sadap scaled

Dari Alam, Kembali ke Alam

Setiap helai tenun menyimpan cerita tentang hutan yang dijaga, sungai yang tetap mengalir, dan pengetahuan lokal yang terus hidup.

“Ketika menenun, artinya kami juga memelihara bumi. Banyak tanaman pewarna diambil dari wilayah adat. Kalau wilayah itu hilang, tradisi menenun juga ikut hilang,” kata Herkulanus Sutomo dari AMAN Kapuas Hulu.

Peralatan tenun dibuat sendiri, pewarna berasal dari alam, dan seluruh proses dilakukan secara mandiri. Karena itu, menjaga wilayah adat menjadi kunci keberlanjutan tradisi.

Baca Juga :   Menteri PANRB Rini Widyantini Tegaskan ASN Penentu Arah Kebijakan Pemerintah

Bagi masyarakat Iban Sadap, pelestarian budaya tak bisa dipisahkan dari pelestarian alam.

Rumah Panjang, Jantung Kehidupan

Rumah panjang bukan sekadar tempat tinggal. Ia adalah cara hidup.

Di dalam bangunan memanjang itu, beberapa keluarga hidup bersama. Ruai ruang komunal menjadi pusat aktivitas: tempat upacara adat, berkumpul, sekaligus menenun.

Menariknya, menenun di ruai menciptakan semangat kolektif. Ketika satu orang mulai bekerja, yang lain ikut terdorong. Bukan persaingan yang menjatuhkan, melainkan saling menguatkan.

“Di sini tenun bukan hanya dipelajari, tapi dihidupi,” ujar Sutomo.

Penenun Muda Meneruskan Cerita

Regenerasi selalu menjadi tantangan, termasuk dalam tradisi menenun. Namun, masih ada anak muda yang mau belajar.

Baca Juga :   Kapolri Pimpin Pelepasan Purna Tugas Komjen Pol (Purn) Ahmad Dofiri

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

Subscribe

spot_img

Popular

More like this
Related

Ferry Juliantono: Jateng Jadi Pelopor Insersi Pendidikan Perkoperasian

SEMARANG, TERMINALNEWS.CO — Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengapresiasi...

Jakarta Fair 2026 Bidik 6 Juta Pengunjung, Konser Slank hingga JKT48 Siap Guncang Kemayoran

JAKARTA,TERMINALNEWS.CO -| Jakarta kembali bersiap menyambut pesta rakyat terbesar...

“Garuda Di Dadaku” Terbang ke Bioskop, Animasi Keluarga tentang Mimpi, Keberanian, dan Dukungan Orang Terdekat

JAKARTA,TERMINALNEWS.CO— Industri animasi Indonesia kembali menunjukkan taringnya melalui film...

Dari ‘Setiap Klik Ada Harganya’ hingga Kode ‘Malaikat’, KPK Bongkar Dugaan Korupsi Rp145,5 Miliar di Imigrasi

JAKARTA,TERMINALNEWS.CO -| Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan praktik...