Merawat Alam Lewat Benang: Cerita Tenun Iban Sadap dari Kapuas Hulu

Salah satunya Yosefa Kiki Nayah Sari. Di sela kesibukan bekerja, ia meluangkan waktu berjam-jam untuk menenun.

“Seru kalau menenun ramai-ramai di ruai. Kalau teman menenun, saya jadi ikut semangat,” katanya.

Harapannya sederhana: semakin banyak generasi muda yang bergerak, semakin terjaga pula nilai wastra warisan leluhur.

Festival Tenun Iban Sadap bukan hanya perayaan budaya. Ia adalah gerakan untuk memulihkan hubungan antara manusia, pengetahuan leluhur, dan alam.

Di tangan para penenun, benang bukan sekadar bahan ia adalah memori, doa, dan masa depan.|Foto : Istimewa.

Baca Juga :   Sukses atau Pesugihan, Film Aku Harus Mati Bongkar Realita Flexing

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share post:

Subscribe

spot_img

Popular

More like this
Related

Yura Yunita Buka Pintu Kolaborasi Lewat “Main ke Rumah”, Perunggu Jadi Tamu Perdana

JAKARTA,TERMINALNEWS.CO — Penyanyi dan penulis lagu Yura Yunita menghadirkan...

Guruh Soekarnoputra dan Fadli Zon Bahas Festival Budaya Internasional yang Kian Mendunia

JAKARTA,TERMINALNEWS.CO — Upaya memperkuat diplomasi budaya Indonesia di tingkat...

Gilla Band Kembali dengan “Giraffe”, Menandai Babak Baru Setelah Empat Tahun Vakum Rilis

JAKARTA,TERMINALNEWS.CO -| Setelah hampir empat tahun tanpa merilis materi...

Rano Karno Gandeng Netflix, Jakarta Kian Dekat Menjadi Kota Sinema Kelas Dunia

NUSADUA,BALI,TERMINALNEWS.CO -| Visi Jakarta sebagai Kota Sinema semakin menemukan...