“Ini untuk menjawab salah satu bonus demografi, khususnya umur 60-65 kita carikan aktivitas yang lebih produktif.
Tetapi umur 65 ke atas dalam hal ini yang kita sebut ada aging population sebesar 11,7% masyarakat Indonesia.
Ini agak lumayan jumlahnya yang umur 60 ke atas, apalagi kita harapkan angka harapan hidup kita ini sekarang naik 74,3 tahun,” tuturnya.
Sehingga pemerintah harus hadir untuk memastikan para lansia mendapatkan ruang melalui beragam aktivitas agar mereka lebih berdaya.
Untuk itu, Menteri Wihaji mengapresiasi langkah Pemprov DKI Jakarta yang telah menghadirkan sekolah lansia tersebut.
”Saya berterima kasih kepada Bu Plt. Wali Kota Jakarta Timur yang memberikan sekolah lansia berbasis hybrid. Semoga nanti bermanfaat, tentu semangatnya adalah pemerintah hadir, negara hadir, ini bagian dari keluarga NKRI yang itu menjadi semangat kita semua, bahwa beliau semua juga merupakan anak bangsa,” pungkas Menteri Wihaji. (DaBon)


