JAKARTA,TERMINALNEWS.CO— Suasana di Epicentrum XXI, Jakarta, Sabtu malam(14/3) berubah menjadi dunia lain. Hamparan dekorasi futuristik bernuansa planet merah, lengkap dengan robot-robot yang seolah menjadi penghuni Mars, menyambut para tamu yang datang. Malam itu menjadi momen bersejarah ketika film Pelangi di Mars resmi “mendarat” di Bumi melalui acara gala premiere yang megah sekaligus penuh imajinasi.
Acara tersebut menjadi puncak perjalanan panjang selama lebih dari lima tahun bagi tim produksi yang berada di balik salah satu proyek sinema paling ambisius di Indonesia. Atmosfer yang dihadirkan seakan membawa para undangan melangkah ke dunia luar angkasa, sekaligus merasakan kekuatan mimpi yang menjadi ruh utama film ini.
Malam istimewa itu dihadiri dua sosok penting di balik layar, yakni produser Dendi Reynando dan sutradara Upie Guava. Turut hadir pula komposer musik Eunike Tanzil serta para pemain utama seperti Messi Gusti, Lutesha, Rio Dewanto, dan Livy Renata.
Deretan pengisi suara karakter robot juga meramaikan malam gala, di antaranya Bimo Kusumo yang mengisi karakter Bimoky, Kristo Immanuel, Gilang Dirga, Vanya Rivani, serta Dimitri Arditya. Sementara gerakan ikonik para robot dihidupkan oleh para body actor seperti Almanzo Konoralma, Rika Kenja, dan Satria Towel.
Melalui dekorasi yang spektakuler, rumah produksi Mahakarya Pictures berhasil menyulap area bioskop menjadi ruang imajinasi yang membawa pengunjung seolah benar-benar berada di planet Mars. Perayaan ini sekaligus menjadi simbol dimulainya petualangan besar film tersebut menuju layar lebar.


