“Peringatan Hari Tari Sedunia di Kota Denpasar sangat meriah. Ada penari lokal, nasional bahkan internasional yang terlibat, sehingga peserta terus bertambah, dan tumpah ruah.
Tahun ini cakupan pelaksanaannya lebih luas dan dikemas dengan baik di ruang publik Kota Denpasar,” tutur I Gusti Ayu Bintang Darmawati Puspayoga.
Naluriku Menari (Name) ini memasuki tahun ketiga. Pada tahun ini tema yang diangkat yakni ‘Melodi Eterna Dalam Alur Waktu’. Sehingga pelaksanaan Name ini diharapkan mampu memberikan ruang berkreatifitas untuk mengasah skill, serta edukasi kepada seluruh pelaku seni yang memiliki minat dan bakat dalam berkarya.

“Pemkot Denpasar terus memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaran Naluriku Menari tahun ketiga ini. Pelaksanaan NAME ini merupakan implementasi nyata dari Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju yang selaras dengan sepirit Vasudhaiva Khutumbakam.
Semangat gotong royong bersama dan bersinergi harus kita jaga untuk kemajuan Denpasar yang lebih baik,” ujar Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara.
Name tahun ini akan dibagi dalam empat divisi, yaitu Divisi Kompetisi, Divisi Maestro, Divisi Eksebisi Pargelaran dan Divisi Gelar Karya. Sehingga nantinya kehadiran para maestro seni Kota Denpasar dapat menjadi inspirasi bagi seniman muda dalam berkarya dan berkreatifitas.

“Acara ini menjadi salah satu agenda membangkitkan perekonomian dan kunjungan pariwisata serta memberikan ruang kreatifitas kepada para seniman, Naluriku Menari ini juga menjadi pemacu generasi muda untuk tetap produktif berkesenian baik sebagai pelaku maupun berkarya dalam menuangkan ide dan gagasan yang baru sesuai dengan era dan jaman yang semakin berkembang. Oleh karena itu kami memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh seniman yang terlibat,” urai I Gusti Ngurah Jaya Negara.


