Dampak program ini pun sangat signifikan. Pertamina mencatat rata-rata Social Return on Investment (SROI) sebesar 2,21. Artinya, setiap Rp1 investasi yang dikeluarkan mampu menghasilkan manfaat sosial, ekonomi, dan lingkungan senilai Rp2,21. Sebagai bentuk dukungan nyata, Pertamina menyalurkan hibah sarana produksi senilai Rp495 juta untuk para Champion dan semifinalis guna memperkuat kapasitas usaha mereka.
Tak berhenti di dalam negeri, Pertamina juga membuka pintu pasar internasional melalui market insight dan business matching bersama Atase Perdagangan Republik Indonesia di Malaysia serta Brussels, Belgia. Langkah strategis ini menjadi bekal penting bagi para pelaku UMKM untuk memperluas jejaring bisnis dan menembus pasar ekspor.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhamad Baron, menyebut program ini sebagai implementasi nyata konsep creating shared value yang diusung perusahaan.
“Pertamina hadir tidak hanya sebagai perusahaan energi, tetapi juga sebagai penggerak pemberdayaan ekonomi masyarakat. Melalui program ini, kami membantu menciptakan lapangan kerja, memperkuat ekonomi lokal, dan menghadirkan dampak berkelanjutan bagi bangsa,” kata Baron.
Berdasarkan penilaian menyeluruh terhadap performa bisnis, akses pasar, dampak agregator, visibilitas merek, dan kesiapan eksekusi, Novio Fresh berhasil meraih predikat PAG Integrated Market Access Champion sekaligus dinobatkan sebagai Champion terbaik Pertapreneur Aggregator 2025–2026. Posisi berikutnya ditempati Rendang Gadih dan Imago Raw Honey.


