Kesit menambahkan bahwa pembinaan atlet wartawan perlu dilakukan secara berkelanjutan agar mampu bersaing dengan daerah lain.
Karena itu, penyelenggaraan turnamen sejak jauh hari sebelum Porwanas menjadi langkah penting dalam membangun kekuatan tim.
Sementara itu, Ketua Siwo Jaya Rialini Rering E.M.N. menjelaskan bahwa turnamen tahun ini tidak hanya diperuntukkan bagi wartawan di Jakarta.
Panitia juga membuka kesempatan kepada sejumlah Siwo dari berbagai provinsi untuk ikut ambil bagian sehingga kompetisi menjadi lebih kompetitif dan representatif.
Beberapa daerah yang telah diundang antara lain Siwo Banten, Siwo Jawa Barat, Siwo Jawa Tengah, Siwo Daerah Istimewa Yogyakarta, Siwo Jawa Timur, dan Siwo Lampung.
Selain itu, Siwo Kalimantan Selatan juga mendapat undangan khusus setelah sebelumnya melakukan pertandingan uji coba dengan Siwo Jaya di Jakarta.
“Kami juga mengundang Siwo Kalimantan Selatan yang sekitar dua bulan lalu melakukan uji coba ke Jakarta,” ujar Rialini yang akrab disapa Nonnie Rering.
Kehadiran peserta dari berbagai daerah diharapkan mampu meningkatkan kualitas pertandingan sekaligus mempererat hubungan antarkomunitas wartawan olahraga di Indonesia.
Turnamen ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat jejaring dan semangat sportivitas menjelang Porwanas 2027.
Dengan dukungan penuh dari Pengprov POBSI DKI Jakarta, Turnamen Biliar Antarwartawan dan Kategori Umum Siwo Jaya diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet potensial dari kalangan wartawan.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi langkah awal pembinaan yang lebih serius untuk menghadapi persaingan pada Porwanas 2027 di Bandar Lampung.


