Kejuaraan Hoki Piala Asia 2025 sendiri menjadi panggung penting bagi negara-negara Asia dalam memperkuat tim sebelum berbagai turnamen besar.
Bagi Indonesia, turnamen ini juga menjadi momentum untuk mengukur kekuatan sendiri serta mengamati langsung perkembangan lawan-lawan regional seperti Thailand, Malaysia, dan Singapura.
Di luar aspek teknis, keikutsertaan Indonesia sebagai tuan rumah juga menjadi bukti bahwa hoki semakin mendapat tempat di kancah olahraga nasional.
Fasilitas yang digunakan di GBK Senayan telah memenuhi standar internasional dan menjadi simbol keseriusan Indonesia dalam membangun ekosistem hoki yang profesional.
PP FHI pun berharap, selain pembinaan prestasi, penyelenggaraan Piala Asia 2025 ini dapat meningkatkan animo masyarakat terhadap cabang olahraga hoki serta memperluas jangkauan pembinaan usia muda di berbagai daerah.
Dengan waktu sekitar delapan bulan menuju SEA Games Thailand, Timnas Hoki Indonesia masih memiliki ruang besar untuk perbaikan.
Diharapkan, lewat evaluasi yang cermat dan program pelatnas yang terencana, Indonesia mampu tampil kompetitif dan kembali merebut kejayaan di pentas Asia Tenggara.


