Komposisi tim putra juga diperkuat pemain muda potensial seperti Nickson Gosal (25 tahun), Maharanno Lolaru Hady (20 tahun), dan Jonathan Patrick (21 tahun). Perpaduan generasi ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang yang disiapkan oleh PERBASI untuk menghadapi berbagai ajang internasional, termasuk Asian Games 2026.
Menariknya, pada Asian Games 2026 nanti akan diberlakukan batasan usia pemain di bawah 23 tahun. Oleh karena itu, Asian Beach Games menjadi momentum penting untuk mengasah kemampuan pemain muda agar siap bersaing di level yang lebih tinggi.
Ebrahim yang akrab disapa Biboy juga menekankan pentingnya semangat juang dan rasa bangga membela negara. “Saya mengajak semua pemain untuk fight di setiap pertandingan, memberikan yang terbaik, dan memiliki kebanggaan untuk Indonesia,” tegasnya.
Sementara itu, dari sektor putri, semangat serupa juga ditunjukkan oleh Ayu Sriartha Kusuma Dewi yang dipercaya sebagai pemain senior. Ia mengaku tertantang untuk membawa tim putri meraih hasil maksimal di Sanya.
“Kami akan bertanding di Asian Beach Games dan ini menjadi tantangan bagi kami. Sebagai pemain senior, saya akan memberikan yang terbaik dan berharap bisa meraih hasil maksimal,” ujar Ayu.
Ayu bukan sosok asing dalam dunia basket 3×3 Indonesia. Ia memiliki rekam jejak prestasi yang cukup mentereng, termasuk membawa Indonesia meraih medali emas pada SEA Games 2025 di Thailand. Selain itu, ia juga turut menyumbangkan medali perunggu pada SEA Games Hanoi 2021.
Dalam skuad putri, Ayu akan didampingi sejumlah pemain muda berbakat seperti Angelica Jennifer Candra (20 tahun), Berlian Yesi Triutari (19 tahun), dan Diva Intan Nurfadillah (21 tahun). Nama terakhir bahkan sempat masuk dalam daftar top ten Women’s Player serta mencatatkan statistik impresif dalam kompetisi LIMANAS 2024.


