Selain memberikan dampak positif bagi olahraga, penyelenggaraan Suroboyo 10K 2026 juga memberikan kontribusi terhadap pergerakan ekonomi lokal.
Rangkaian kegiatan race weekend yang dimulai dengan Race Pack Collection di Pos Bloc Surabaya berhasil menarik kunjungan masyarakat dan peserta dari berbagai daerah.
Aktivitas tersebut turut melibatkan komunitas lokal, pelaku industri kreatif, tenant usaha, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang tergabung dalam area bjb Teras Lokal.
Kehadiran ribuan peserta dan pendamping mereka menciptakan perputaran ekonomi yang berdampak pada sektor perdagangan, kuliner, hingga pariwisata kota.
Pemerintah Kota Surabaya pun melihat keberhasilan penyelenggaraan event ini sebagai peluang besar untuk memperkuat posisi Surabaya sebagai destinasi sport tourism nasional.
Kesuksesan event perdana dinilai menjadi fondasi penting untuk pengembangan ajang serupa dengan skala yang lebih besar di masa mendatang.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Surabaya, Syamsul Hariadi, menyampaikan bahwa antusiasme masyarakat yang luar biasa menunjukkan potensi besar Suroboyo 10K untuk berkembang menjadi salah satu event lari unggulan di Indonesia.
“Tentu kami melihat Suroboyo 10K ini memiliki potensi yang sangat besar untuk berkembang ke depannya. Sebagai event perdana, antusiasme masyarakat hari ini luar biasa,” ujarnya.
Dukungan masyarakat yang memadati lintasan, tingginya jumlah peserta, serta kualitas penyelenggaraan yang baik menjadi modal penting bagi keberlanjutan event ini.


