Yasser menyebutkan bahwa proses naturalisasi tersebut saat ini sedang diajukan kepada pemerintah. Ia berharap rencana tersebut dapat segera terealisasi agar para pemain bisa bergabung dalam skuad nasional sebelum pelaksanaan Asian Games 2026.
“Kami sudah mengajukan empat pemain naturalisasi asal Belanda dan Jerman kepada pemerintah. Mudah-mudahan bisa direalisasikan. Dengan tambahan pemain tersebut, kami optimistis Timnas Hockey Field Indonesia bisa bersaing dan menargetkan medali di Asian Games serta lolos ke Olimpiade,” katanya.
Selain program naturalisasi, PP FHI juga menyiapkan agenda pemusatan latihan intensif bagi Timnas Hockey Field Indonesia. Rencananya, tim akan diberangkatkan ke Belanda untuk menjalani training camp (TC) sekaligus melakoni sejumlah pertandingan uji coba melawan tim-tim berkualitas.
Program TC di Eropa tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kualitas permainan, pengalaman bertanding, serta mental para pemain. Dengan menghadapi lawan-lawan yang memiliki level kompetisi lebih tinggi, diharapkan para pemain dapat berkembang lebih cepat.
Yasser menambahkan, program ini juga menjadi bagian dari persiapan jangka panjang menuju Olimpiade Los Angeles 2028. Ia menilai bahwa peningkatan kualitas harus dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan agar Indonesia mampu bersaing di level internasional.
“Kami tidak hanya fokus pada jangka pendek, tetapi juga jangka panjang. Persiapan menuju Olimpiade sudah harus dimulai dari sekarang. Oleh karena itu, kami menyusun program yang komprehensif, mulai dari TC hingga penguatan skuad melalui naturalisasi,” jelasnya.


