Terdiri dari tiga tower berjumlah 723 unit dengan konsep green building. Beberapa unit di antaranya prioritas bagi disabilitas.
Selesai dibangun, kata Melly, kontraktor Rusun Jagakarsa telah menyerahterimakan pertama kepada Dinas PRKP. Pemeliharaan Rusun berakhir pada Desember 2025.
“Insya Allah nanti kami sudah mengajukan kepada Pj gubernur untuk dilakukan peresmian terlebih dahulu,” ujar Melly.
Sebanyak 40 persen penghuni Rusun Jagakarsa diperuntukkan bagi masyarakat terprogram yang terdampak dari sarana dan prasarana kota.
Seperti warga yang terdampak normalisasi sungai Ciliwung. “Kami akan berkoordinasi dengan Dinas SDA (Sumber Daya Air),” pungkas dia. (DaBon)


