Pemprov DKI juga mengajak masyarakat memanfaatkan berbagai program diskon dan promosi yang ditawarkan selama festival berlangsung. Selain itu, warga diharapkan turut mendukung produk-produk lokal dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Terkait target transaksi FJGS 2026 yang dipatok mencapai Rp16 triliun, Uus menyatakan optimistis target tersebut dapat terealisasi. Ia menilai kondisi ekonomi Jakarta yang stabil serta inflasi yang terkendali menjadi faktor pendukung meningkatnya konsumsi masyarakat.
“Kita tidak boleh pesimis, harus optimistis. Pertumbuhan ekonomi Jakarta cukup baik dan inflasi juga terkendali. Ditambah berbagai rangkaian kegiatan HUT Jakarta sepanjang periode ini, kami yakin para pelaku usaha memiliki ruang dan kesempatan untuk bangkit serta menggerakkan perekonomian Jakarta,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK DKI Jakarta, Hani Pramono Anung, mengapresiasi Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DKI Jakarta beserta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan FJGS 2026 yang mengusung tema “Jakarta Belanja Penuh Cerita”.
Menurut Hani, setiap produk yang ditampilkan dalam festival tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga menyimpan cerita tentang kreativitas, kerja keras, dan harapan para pelaku usaha.
“Selama lebih dari empat dekade, FJGS tidak hanya menjadi penggerak aktivitas ekonomi, tetapi juga menjadi ruang yang mempertemukan masyarakat, pelaku usaha, dan karya-karya terbaik Jakarta,” ujarnya.


