Saira Clara Devina mengungkapkan rasa bahagianya usai pertandingan. Ia mengaku kemenangan ini menjadi pembuktian setelah kekalahan sebelumnya.
“Saya senang bisa mencetak gol dan membantu tim menang. Kami belajar dari kekalahan sebelumnya dan memperbanyak latihan,” ujarnya.
Pelatih SDN Sukaresmi 06, Septian, menyebut keberhasilan timnya tidak lepas dari evaluasi dan kerja keras para pemain. Ia menegaskan bahwa tim mampu memperbaiki kesalahan dari pertemuan sebelumnya sehingga tampil lebih solid di final.
“Kami bersyukur bisa menebus kekalahan. Anak-anak bermain lepas dan disiplin,” katanya.
Sementara itu, laga final kategori usia 10 (KU 10) berlangsung tak kalah sengit. SDN Jatiwaringin 2 sukses keluar sebagai juara setelah mengalahkan SDN Karang Anyar 03 Pagi melalui drama adu penalti dengan skor 2-0, setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol di waktu normal.
Sejak peluit awal, SDN Karang Anyar 03 Pagi tampil menekan dengan sejumlah peluang berbahaya. Namun, pertahanan solid SDN Jatiwaringin 2 mampu meredam serangan.
Tim Jatiwaringin juga beberapa kali menciptakan peluang, salah satunya melalui tendangan jarak jauh Earlyta Arsyfa pada menit ke-6, yang masih bisa diamankan kiper lawan.
Peluang emas juga sempat didapat SDN Karang Anyar 03 Pagi melalui Nafisha Adila Sartika pada menit ke-9, tetapi berhasil digagalkan oleh kiper SDN Jatiwaringin 2, Faulina Rahma Gianti. Hingga babak pertama berakhir, skor tetap 0-0.
Memasuki babak kedua, kedua tim terus berupaya memecah kebuntuan. Pada menit ke-24, Anindita Salina hampir membawa SDN Karang Anyar unggul, namun kembali digagalkan oleh penampilan gemilang Faulina Rahma. Hingga waktu normal berakhir, skor tidak berubah dan pertandingan dilanjutkan ke babak adu penalti.


