Dari Lagu ke Teater: RAN Suguhkan Perayaan 20 Tahun yang Personal dan Berani
JAKARTA,TERMINALNEWS.CO — Tahun 2026 menjadi penanda penting dalam perjalanan musik Indonesia, khususnya bagi grup musik RAN. Trio yang digawangi Rayi, Asta, dan Nino ini genap berusia dua dekade sebuah capaian yang langka, terlebih dengan formasi yang tak pernah berubah sejak awal.
Alih-alih merayakannya dengan konser konvensional, RAN memilih pendekatan yang lebih artistik dan personal. Lewat musikal “Pandangan Pertama” yang digelar pada 18 April 2026 di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, mereka menghadirkan reinterpretasi dari lagu yang menjadi titik awal perjalanan mereka.
Berkolaborasi dengan Jakarta Movin dan Seraya Live, pertunjukan ini melampaui sekadar nostalgia. Ia menjelma menjadi karya teater utuh, memadukan akting, dramatik, dan musik dalam satu narasi yang mengalir. Penonton tidak hanya diajak bernyanyi, tetapi juga menyelami kisah yang dibangun di atas lagu ikonik tersebut.
Cerita musikal ini berpusat pada Asti dan Randi, dua penyiar radio yang setiap hari membicarakan cinta, namun justru kesulitan memahami perasaan mereka sendiri. Dalam dinamika ambisi, keraguan, dan kehadiran pihak ketiga, lagu-lagu RAN hadir sebagai suara batin mengiringi perjalanan emosional kedua tokoh.
Bagi RAN, musikal ini bukan sekadar pertunjukan, melainkan refleksi perjalanan panjang mereka. “Pandangan Pertama” yang dulu lahir dari ajang lomba, kini berkembang menjadi karya lintas medium yang menjangkau emosi penonton dengan cara baru.


