“Burger adalah makanan yang dekat dengan semua kalangan, mulai dari anak muda hingga keluarga. Saya ingin Festival Burger Dunia menjadi bukti bahwa kita bisa maju bersama, baik brand besar, UMKM, maupun pedagang kecil, karena semua memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang,” ujarnya.
Penyelenggaraan festival juga didukung oleh Grab Indonesia melalui program Grab Puas Food Market. Kolaborasi tersebut bertujuan membantu meningkatkan visibilitas pelaku usaha kuliner lokal sekaligus memperluas akses mereka ke ekosistem digital melalui layanan GrabFood Dine Out.
Country Marketing and Communications Head Grab Indonesia, , mengatakan burger merupakan salah satu kategori kuliner yang terus berkembang karena memiliki pasar yang luas dan terbuka terhadap inovasi.
“Melalui kolaborasi ini, kami ingin menghadirkan pengalaman kuliner yang menarik bagi masyarakat sekaligus membantu para pelaku usaha meningkatkan eksposur dan menjangkau lebih banyak konsumen,” katanya.
Festival Burger Dunia berlangsung pada 5–7 Juni 2026 di kawasan Chillax Sudirman, Jakarta. Acara yang tidak dipungut biaya masuk ini menghadirkan 18 jenama kuliner, terdiri dari 17 UMKM dan satu franchise, dengan target kunjungan mencapai 10.000 orang selama tiga hari penyelenggaraan.
Melalui sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas, dan platform digital, festival ini diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi kuliner Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama ekonomi kreatif nasional sekaligus membuka jalan menuju pasar global.|Foto : Kemenekraf


