Dalam kesempatan itu, Fadli Zon juga menyatakan dukungan terhadap penyelenggaraan IICF serta membuka peluang kerja sama pada penyelenggaraan mendatang melalui berbagai skema dukungan, termasuk pemanfaatan program Dana Indonesiaraya.
Selain membahas IICF 2026, Guruh Soekarnoputra turut menyampaikan sejumlah agenda kesenian internasional lainnya, termasuk rencana partisipasi kegiatan budaya di Swiss pada Agustus mendatang dan inisiatif penyelenggaraan pergelaran busana berbasis seni serta budaya Indonesia.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Staf Ahli Menteri Kebudayaan Bidang Hukum dan Kebijakan Kebudayaan, Masyitoh Annisa Ramadhani Alkatiri, Direktur Bina Sumber Daya Manusia, Lembaga dan Pranata Kebudayaan Syukur Asih Suprodjo, Founder Colour Indonesia Vivi Sandra Putri, Manajer Warna Indonesia Tri, serta Direktur Kinarya GSP Alex Hassim.
Melalui sinergi antara pemerintah, seniman, dan komunitas budaya, Indonesia International Culture Festival diharapkan terus berkembang sebagai platform diplomasi budaya yang mampu memperkuat posisi Indonesia di panggung global sekaligus memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat dan ekosistem kebudayaan nasional.|Foto : Kemenbud RI


